October 8, 2008
· Filed under Poem
Assalamu’alaikum Dunia…Morning !
Lagi iseng-iseng meluncur di dunia maya, ee…dapat puisi indah banget, Alhamdulillah..Aku copy n simpen di blog ku (mudah2an disetujuin sama yg punya [-o< )
Duhai Allah
karya Shafira diambil dari www.kemudian.com
Duhai Allah….
Mungkin aku memang harus mati dalam rindu yahng tak pernah terungkapkan…
Tapi aku hanya ingin mati dalam perasaan cinta ygn terdalam kepada-Mu…
Jangan biarkan aku sedetikpun berpaling dari-MU…
Karena aku akan mati dalam penyesalan yang teramat sangat…
Wahai Pembolak-balik Hati…
Jika memang hati ini milik-Mu sepenuhnya…
Aku mohon dengan sangat…
Isilah ruang-ruang yang hampa dengan segala kekaguman dan penghambaaanku pada-Mu…
Dan ketika aku jatuh cinta…
Pilihkan aku lelaki teristimewa yang membuatku semakin rindu pada-MU…
Yang membuatku semakin sering memuji keagungan-Mu…
Karena aku mencintainya…
Hanya karena-MU…
Duhai Robbi penguasa hati…
Percayalah…
kau menempati hampir seluruh ruang sukmaku…
Hanya ada secuil ruang yang kubiarkan kosong…
Itupun singgasana bagi pria pilihan-Mu…
Allah Robbi..
Sang Penyemai benih-benih cinta…
Ketika aku jatuh cinta…
Tanamlah ruangan tadi dengan bibit terbaik yang pernah Engkau semaikan…
Agar tumbuh cinta abadi yang sepenuhnya menuju pada cinta kami untuk-Mu…
Hindarkanlah aku dari kejamnya cinta dan tersiksanya merindu kecuali pada-Mu…
Duhai Allah…
Ketika aku kalah..
dan ketika aku patah…
Balutlah hatiku yang terbelah…
Juga terpisah-pisah…
Karena aku ingin mencintai-Mu sepenuhnya…
Baik saat aku mencinta…
Ataupun saat aku kalah…
July 17, 2008
· Filed under Poem
Indonesia adalah sorga luar biasa ramah bagi perokok
tapi tempat siksa tak tertahankan bagi orang yang tak merokok
di sawah petani merokok
di pabrik pekerja merokok
di kantor pegawai merokok
di kabinet menteri merokok
di reses parlemen anggota DPR merokok
Di angkot Kijang penumpang merokok
di bis kota sumpek yang berdiri yang duduk orang bertanding merokok
di loket penjualan karcis orang merokok
di kereta api penuh sesak orang festival merokok
di kapal penyeberangan antar pulau penumpang merokok
di andong Yogya kusirnya merokok, sampai kabarnya kuda andong minta
diajari pula merokok
Negeri kita ini sungguh nirwana kayangan para dewa-dewa bagi perokok
tapi tempat cobaan sangat berat bagi orang yang tak merokok
Rokok telah menjadi dewa, berhala, tuhan baru, diam-diam menguasai kita
Di pasar orang merokok
di warung Tegal pengunjung merokok
di restoran, di toko buku orang merokok
di kafe di diskotik para pengunjung merokok
Read the rest of this entry »
July 17, 2008
· Filed under Poem
Bangkit itu susah
Susah melihat orang lain susah
Senang melihat orang lain senang
Bangkit itu takut
Takut korupsi
Takut memakan apa yang bukan haknya
Bangkit itu mencuri
Mencuri perhatian dunia dengan prestasi
Bangkit itu marah
Marah bila martabat bangsa dilecehkan
Bangkit itu malu
Malu jadi benalu
Malu karena minta melulu
Bangkit itu tidak ada
Tidak ada kata menyerah
Tidak ada kata putus asa
Bangkit itu aku
Untuk Indonesiaku
Untuk Kebangkitan bangsaku
Karena Indonesia…Bisa !!!
by : Dedy Mizwar
January 4, 2008
· Filed under Poem
Duhai hati… mengapa engkau gundah
Wahai jiwa… mengapa engkau merana
bertanya diri , ada apakah kiranya
mencari jawab atas sejuta tanya
sakit hati ini, sesak terasa di dada
rindu, sedih, harap, takut
baur menjadi satu
Read the rest of this entry »
December 6, 2007
· Filed under Poem
Saat kau merasa menemukan cinta
Yakinkanlah dirimu
Saat kau merasa energi itu demikian besar
Yakinkanlah dirimu
bahwa itu memang cinta
yakinkanlah dirimu
bahwa tidak akan tersia segala pengorbanan
yakinkanlah dirimu
untuk maju dan berjuang
Read the rest of this entry »
October 31, 2007
· Filed under Poem
sudahkah aku beritahu
akhir-akhir ini
kalau aku mencintaimu
saat cahaya pagi bersinar
dengan seluruh kehangatannya
menyapa hari dengan harapan
atau disaat
Read the rest of this entry »
September 20, 2007
· Filed under Poem
Ukhtiku...
Masihkah menungguku...?
Hmm... menunggu, menanti atau whatever-lah yang sejenis dengan itu kata
orang membosankan. Benarkah?!
Menunggu...
Hanya sedikit orang yang menganggapnya sebagai hal yang 'istimewa'
Dan bagiku, menunggu adalah hal istimewa
Karena banyak manfaat yang bisa dikerjakan dan yang diperoleh dari menunggu
Membaca, menulis, diskusi ringan, atau hal lain yang bermanfaat
Menunggu bisa juga dimanfaatkan untuk mengagungkan-Nya,
melihat fenomena kehidupan di sekitar tempat menunggu, atau sekadar merenungi kembali hal yang telah terlewati
Eits, bukan berarti melamun sampai angong alias ngayal dengan pikiran kosong
Karena itu justru berbahaya, bisa mengundang makhluk dari 'dunia lain' masuk ke jiwa
Bahwa di masa penantian, kita sebenarnya bisa lebih produktif
Mumpung waktu kita masih banyak luang
Belum tersita dengan kehidupan rumah tangga
Jadi waktu kita untuk mencerahkan ummat lebih banyak
Karena permasalahan ummat saat ini pun makin banyak